27Mar/20

Tutorial Penggunaan Google Meeting untuk Mahasiswa dan Dosen

Sesuai dengan surat edaran Rektor Universitas Jember, dalam rangka menghadapi epidemi COVID-19, maka diperlukan langkah-langkah khusus, agar tidak mengganggu sistem perkuliahan yang ada, oleh sebab itu, maka sistem perkuliahan yang biasanya mengharuskan tatap muka antara DosenRead More…

Fakultas Keperawatan-Waspada COVID-19

Jember, 17 Maret 2020 Fakultas Keperawatan Universitas Jember menerapkan aturan kuliah online dan untuk mahasiswa profesi sementara waktu ditarik untuk di off kan. Tindakan ini dilakukan guna untuk mencegah penyebaran virus corona atau yang disingkat COVID-19. Virus ini menyerang system pernafasan dan penyebaran virus ini melalui droplet atau cairan terinfeksi. Tanda dan gejala virus ini pada awal (1-3 hari) sakit tenggorokan, masuk angin dan belum demam. Pada hari ke 4- ke 7mulai demam dan batuk dahak lebih banyak diikuti nyeri kepala, sesak nafas , diare dan muntah. Pada hari ke 8-9 merupakan masa atau fase terberat karena gejala-gejala mulai tambah berat dan bisa berakibat kematian.

Virus ini termasuk yang cepat dalam penularannya, namun bukan berarti tidak dapat di cegah. Penularan dapat dicegah dengan berpola hidup bersih dan sehat, salah satunya yaitu dengan sering melakukan cuci tangan. Semoaga dengan berpola hidup bersih dan sehat dapat terhindar dari virus ini,.aamiin YRA. (alfid)

Berikut ini link lengkap dari informasi pencegahan corona, bisa didownload.

[5] Selebaran Corona Virus

GEMAS SEHATI “Gerakan Masyarakat Sehat Terlatih”

Departemen Keperawatan Komunitas dan Keluarga, Fakultas Keperawatan, Universitas Jember bekerjasama dengan Kecamatan Rambipuji dan Kecamatan Panti, Kabupaten Jember menyelenggarakan Festival Kesehatan Komunitas Tahun 2020. Festival kesehatan yang mengusung tema GEMAS SEHATI “Gerakan Masyarakat Sehat Terlatih” dilaksanakan pada tanggal 12 Januari 2020 dimulai pukul  07.00–11.30 WIB yang bertempat di balai Desa Serut, Kecamatan Panti.

Festival kesehatan “GEMAS SEHATI” merupakan bagian dari program kerja sejumlah 66 mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners angkatan 23 yang sedang menempuh Stase Keperawatan Komunitas dan Keluarga, Fakultas Keperawatan, Universitas Jember. Stase ini dibimbing oleh 3 dosen pembimbing yakni: Hanny Rasni, M.Kep., Ns. Tantut Susanto, M.Kep., Sp.Kom., Ph.D., dan Latifa Aini S., M.Kep., Sp.Kom.

Ibu Hanny Rasni, M.Kep selaku Dosen Penanggung Jawab Mata Kuliah dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini dengan harapan masyarakat mampu meningkatkan kesadaran, kepedulian dan pastisipasinya terhadap kesehatan komunitas dan keluarga menuju kota Jember yang sehat dan sejahtera. Selain itu kegiatan ini juga menjadi wujud bentuk pengabdian masyarakat oleh lembaga pendidikan melalui peran serta mahasiswa Pendidikan Profesi Ners.

Festival kegiatan “GEMAS SEHATI” ini diikuti oleh empat Desa dari dua Kecamatan, yakni Desa Rambipuji dan Rambigundam dari Kecamatan Rambipuji, serta Desa Glagahwero dan Serut dari Kecamatan Panti, dengan jumlah peserta lomba sebanyak … orang. Festival kesehatan ini mencakup beberapa lapisan masyarakat yang terlibat diantaranya ibu hamil dan menyusui, balita, anak sekolah, remaja dan usia produktif, hingga lansia. Adapun jenis-jenis lomba yang diselenggarkan oleh mahasiswa meliputi lomba senam cuci tangan, lomba cerdas cermat, lomba poster balita, lomba vlog remaja, dan lomba senam lansia.

Menurut Ida, salah satu peserta GEMAS SEHATI menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini “kegiatannya sangat bagus, mengajak masyarakat untuk hidup sehat melalui bermacam-macam lomba-lomba yang diikuti oleh berbagai kalangan usia, semoga kedepan bisa terus terselenggara dengan jumlah peserta dan doorprice yang lebih banyak”.

Lomba poster kesehatan pada balita yang diikuti oleh kader-kader balita hebat setiap desa merupakan kategori lomba pertama dalam kegiatan lomba desa ini. Pemenang lomba ini diraih oleh Siti Sofiah dari Desa Serut. Disusul oleh lomba cerdas cermat yang diikuti oleh pasukan ibu hamil tiap desa dengan pemenang lomba yakni dari Desa Glagahwero. Cuci tangan seharusnya menjadi kebiasaan yang selalu diterapkan sejak dini. Kegiatan ini juga mengusung lomba cuci tangan pada anak usia sekolah. Pemenang lomba cuci tangan pada anak usia sekolah diraih oleh Desa Glagahwero. Remaja membutuhkan pola berfikir dan selalu bertindak kreatif agar menjadi remaja bebas rokok. Dalam kegiatan ini juga diadakan lomba vlog dengan tema kesehatan yang dimenangkan oleh Desa Rambigundam. Tidak hanya muda mudi dan bibit calon penerus bangsa saja yang unjuk kebolehan dalam kegiatan ini, para lansia pun dilibatkan dalam kegiatan ini untuk menjadi lansia produktif. Lomba yang diadakan

untuk kategori lansia adalah senam hipertensi karena mengingat hipertensi adalah penyakit yang paling sering terjadi pada usia lanjut. Lomba senam lansia pemenangnya diraih oleh Desa Rambipuji.

07Jan/20

Angkat Sumpah dan Pelantikan Ners dan Ahli Madya Keperawatan periode II tahun 2019

Jember, 17/12/19 Fakultas Keperawatan Universitas Jember, mengadakan angkat sumpah dan pelantikan Ners dan Ahli Madya Keperawatan yang bertempat di Gedung Soetardjo. Peserta pelantikan pada acara ini sejumlah 203 peserta yang merupakan jumlah terbanyak yang dilantik olehRead More…

07Nov/19

PELANTIKAN PIMPINAN BARU FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS JEMBER

Jember, 4 November 2019 bertempat di Gedung Rektorat Universitas Jember, telah dilantik Wakil Dekan I dan Wakil Dekan II Fakultas Keperawatan Universitas Jember. Wadek I dijabat oleh Ns. Anisah Ardiana, M.Kep., PhD menggantikan Ns. Wantiyah, M.Kep.Read More…