
Fakultas Keperawatan Universitas Jember (FKEP UNEJ) membekali calon lulusan ners dengan keterampilan yang relevan dan sesuai dengan tuntutan dunia kerja. Salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki lulusan adalah kemampuan menangani kasus kegawatdaruratan. Selain memperoleh materi kegawatdaruratan di kampus, mahasiswa juga perlu mengasah keterampilan praktis melalui pelatihan yang terstandar.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Fakultas Keperawatan Universitas Jember bersama Medical Nursing Trainer kembali menyelenggarakan Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS)bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Ners Angkatan 34. Kegiatan ini berlangsung pada 26–31 Agustus 2025 dengan metode blended learning. Rangkaian kegiatan daring dilaksanakan pada 25-28 Agustus 2025 dengan kegiatan pemberian materi oleh narasumber. Dilanjutkan kegiatan luring pada 29-31 Agustus 2025 dengan materi skill BTCLS.

Pelatihan menghadirkan instruktur profesional dari Pengurus Wilayah Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) Provinsi Jawa Timur yang berpengalaman di bidang kegawatdaruratan. Sebanyak 126 mahasiswa Profesi Ners mengikuti kegiatan ini setelah menyelesaikan seluruh rangkaian praktik profesi ners.
Dekan Fakultas Keperawatan UNEJ, Dr. Rondhianto, S.Kep., Ns., M.Kep., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam mempersiapkan lulusan Ners yang kompeten: “Pelatihan BTCLS menjadi bekal penting bagi mahasiswa Profesi Ners untuk menghadapi dunia kerja, khususnya dalam penanganan kasus trauma dan kegawatdaruratan jantung. Sertifikat BTCLS yang diperoleh tidak hanya menguatkan kompetensi, tetapi juga menjadi bukti legalitas yang akan meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja,”

Lebih lanjut beliau menambahkan bahwa FKEP UNEJ akan terus mendukung program-program peningkatan kompetensi mahasiswa, sehingga lulusan yang dihasilkan tidak hanya profesional, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan di masyarakat. Adanya pelatihan ini, diharapkan mahasiswa mampu menguasai keterampilan dasar kegawatdaruratan serta siap memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan kesehatan yang berkualitas