Fakultas Keperawatan Universitas Jember (UNEJ) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dosen, melalui penguatan budaya akademik dan dorongan untuk melanjutkan studi ke jenjang doktoral. Salah satu upaya konkret tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan webinar & sharing session bertajuk “Webinar Peningkatan Studi Lanjut Doktoral bagi Dosen melalui Sharing Session Tugas Belajar dan Beasiswa LPDP” yang diselenggarakan secara daring dan diikuti oleh seluruh dosen di lingkungan Fakultas Keperawatan Universitas Jember.

Webinar ini dipandu oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Keperawatan Universitas Jember, Ns. Anisah Ardiana, S.Kep., M.Kep., Ph.D., yang sekaligus berperan sebagai moderator. Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus arahan dari Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Jember, Dr. Ns. Rondhianto, S.Kep., M.Kep. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Jember menekankan tentang pentingnya peningkatan kualifikasi akademik dosen hingga jenjang doktoral sebagai bagian dari strategi penguatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dr. Ns. Rondhianto, S.Kep., M.Kep. menyampaikan bahwa tantangan dunia pendidikan tinggi saat ini semakin kompleks dan menuntut dosen untuk memiliki kapasitas keilmuan yang kuat, wawasan global, serta kemampuan riset yang mumpuni. Oleh karena itu, studi lanjut doktoral, baik di dalam maupun luar negeri, menjadi langkah strategis yang perlu terus didorong. “Sekolah doktoral bukan hanya tentang meraih gelar, tetapi tentang membangun pola pikir ilmiah yang kritis, meningkatkan kualitas riset, serta memperluas jejaring akademik internasional yang pada akhirnya berdampak pada reputasi institusi,” ujarnya.

Beliau juga menyampaikan bahwa Fakultas Keperawatan Universitas Jember berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada dosen yang berminat melanjutkan studi, baik melalui fasilitasi informasi, pendampingan administrasi, maupun penguatan kebijakan terkait tugas belajar. Diharapkan, semakin banyak dosen yang termotivasi untuk mengambil kesempatan studi lanjut sehingga dapat memperkuat posisi fakultas sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing

Webinar ini menghadirkan tiga narasumber yang merupakan awardee Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan telah menempuh studi doktoral di universitas ternama, baik di dalam maupun luar negeri. Ketiga narasumber tersebut adalah Dr. Emi Wuri Wuryaningsih, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.J., Ph.D., awardee LPDP Universitas Gadjah Mada, Indonesia; Ns. Akhmad Zainur Ridla, S.Kep., MAdvN, awardee LPDP The University of Technology Sydney, Australia; serta Ns. Ruris Haristiani, S.Kep., M.Kes., awardee LPDP The University of Leeds, Inggris.

Pada sesi pertama, Dr. Emi Wuri Wuryaningsih, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.J., Ph.D. membagikan pengalaman studi doktoral di dalam negeri serta strategi mempersiapkan diri untuk mendapatkan beasiswa LPDP. Beliau menekankan pentingnya memiliki rencana studi yang jelas, kesesuaian topik riset dengan kebutuhan nasional, serta kesiapan mental dalam menjalani proses studi yang menantang. Selain itu, beliau juga menyoroti pentingnya membangun rekam jejak akademik melalui publikasi ilmiah, keterlibatan dalam riset, dan aktivitas akademik lainnya sejak dini.

Sesi berikutnya diisi oleh Ns. Akhmad Zainur Ridla, S.Kep., MAdvN, yang berbagi pengalaman melanjutkan studi doktoral di The University of Technology Sydney, Australia. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan perbedaan sistem pendidikan, budaya akademik, serta tantangan adaptasi yang dihadapi selama studi di luar negeri. Menurutnya, kesiapan bahasa Inggris, kemampuan manajemen waktu, dan kemandirian menjadi faktor kunci keberhasilan studi. Beliau juga memberikan tips praktis dalam memilih universitas tujuan, mencari calon pembimbing (supervisor), serta menyusun proposal riset yang kompetitif.

Sementara itu, Ns. Ruris Haristiani, S.Kep., M.Kes., awardee LPDP The University of Leeds, Inggris, menyampaikan pengalaman studi di lingkungan akademik Eropa yang sangat menekankan pada kemandirian riset dan critical thinking. Beliau menjelaskan bahwa proses studi doktoral menuntut rekan-rekan dosen untuk mampu merumuskan masalah secara tajam, mengembangkan metodologi yang kuat, serta menghasilkan kontribusi ilmiah yang signifikan. Selain berbagi pengalaman akademik, beliau juga memberikan gambaran tentang kehidupan mahasiswa internasional, dukungan fasilitas kampus, serta pentingnya membangun jejaring global.

Melalui sesi diskusi dan tanya jawab, para peserta tampak antusias menggali informasi terkait mekanisme tugas belajar, persyaratan administratif, strategi lolos seleksi LPDP, hingga tips menjaga motivasi selama studi doktoral. Para narasumber dengan terbuka berbagi pengalaman personal, termasuk tantangan yang dihadapi dan cara mengatasinya, sehingga memberikan gambaran yang realistis sekaligus inspiratif bagi dosen-dosen di Fakultas Keperawatan Universitas Jember