Jember – 20 Juli 2025
Dua dekade perjalanan Fakultas Keperawatan Universitas Jember dirayakan dalam sebuah peringatan yang bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis untuk menegaskan arah masa depan. Dari hanya satu program studi di tahun 2005, fakultas ini kini menjelma menjadi institusi pendidikan tinggi yang lengkap—mencakup jenjang sarjana, profesi, pascasarjana, hingga program diploma yang tersebar di kampus satelit seperti Lumajang dan Pasuruan.

Rektor Universitas Jember, Prof. Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., pun menggarisbawahi pentingnya langkah maju. Ia mendorong pengembangan program keperawatan spesialis dan doktoral, serta peningkatan daya saing internasional. “Kita ingin lulusan Fakultas Keperawatan tidak hanya tangguh di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di pasar global seperti Australia, Jepang, hingga Timur Tengah,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Dr. Rondhianto, S.Kep., Ns., M.Kep., selaku Dekan Fakultas, menyoroti berbagai pencapaian monumental. Akreditasi “Sangat Baik”, jumlah dosen yang telah menembus angka 100, hingga peningkatan infrastruktur kampus menjadi bukti nyata dari komitmen jangka panjang. “Agro-keperawatan tetap menjadi ciri khas kami, menjawab kebutuhan kesehatan berbasis pertanian dan wilayah pedesaan,” ujar Rondhianto, menegaskan diferensiasi strategis fakultasnya di tengah dinamika pendidikan nasional.

Puncak perayaan ditandai dengan orasi akademik dari Rismawan Yunanto yang mengangkat konsep “agronursing” dalam konteks kebencanaan. Ia memperkenalkan Disaster Empowerment Center (DIC), sebuah model pemberdayaan masyarakat berbasis keperawatan yang mengisi celah dalam kesiapsiagaan bencana tingkat mikro. Riset yang dilakukannya melalui empat fase—mulai dari studi lapangan hingga pengembangan aplikasi Android dan modul pelatihan—menunjukkan bahwa peran perawat melampaui ruang klinis. Mereka kini berdiri di garda depan ketahanan masyarakat.

Fakultas Keperawatan Universitas Jember telah menunjukkan bahwa visi besar, jika dirangkai dengan dedikasi kolektif dan inovasi nyata, mampu mencetak jejak yang dalam. Dies Natalis ke-20 ini bukan hanya perayaan nostalgia, tetapi juga deklarasi tekad untuk melangkah lebih jauh, menatap cakrawala global tanpa meninggalkan akar lokal.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Rektor Universitas Jember, Dekan Fakultas Keperawatan, dan membagikannya kepada Perintis sebagai penghormatan kepada para pionir, serta memperkuat rasa sejarah bersama dan kebanggaan institusi, dan ditutup dengan do'a dan harapan di masa yang akan datang