Pasuruan, 4 Agustus 2026 — Upaya pencegahan penyakit stroke di Desa Mojoparon terus berlanjut melalui kegiatan edukasi pola hidup sehat dan skrining faktor risiko kesehatan yang dilaksanakan pada hari Selasa, 4 Agustus 2026, bertempat di Posyandu Kamboja I, Desa Mojoparon, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian masyarakat “Program Desa Mandiri Sehat: Pemberdayaan Masyarakat melalui DESA FAST Metode Deteksi Dini Serangan Stroke di Desa Mojoparon, Pasuruan.” Program ini telah berjalan secara bertahap melalui berbagai kegiatan edukasi, pelatihan, dan skrining sebagai upaya meningkatkan kesadaran serta kemampuan masyarakat dalam pencegahan stroke. Pada tahap penguatan ini, masyarakat mendapatkan edukasi mengenai pola hidup sehat yang meliputi pengaturan diet, aktivitas fisik, serta manajemen stres. Selain itu, dilakukan skrining sederhana berupa pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat guna mendeteksi faktor risiko secara dini.

 

Kegiatan ini diikuti oleh total 25 peserta yang terdiri dari kader kesehatan, masyarakat, Ketua PKK, serta bidan desa. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Pelaksana, Ida Zuhroidah, serta melibatkan mahasiswa dan seluruh anggota KERIS GARUDA sebagai bagian dari tim pelaksana kegiatan. Kader kesehatan, Husnah, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. “Kami jadi lebih paham bagaimana mengenali faktor risiko sejak dini dan pentingnya menjaga pola hidup sehat,” ujarnya.

Perwakilan masyarakat, Ibu Ismirah, juga mengungkapkan antusiasmenya. “Kegiatan seperti ini sangat membantu kami. Selain mendapat pengetahuan, kami juga bisa langsung cek kesehatan secara gratis,” tuturnya. Sementara itu, Ketua PKK Desa Mojoparon, Ibu Nur Azizah, menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan program ini. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat membantu meningkatkan kesadaran kesehatan keluarga di desa,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pola hidup sehat serta mampu melakukan deteksi dini faktor risiko penyakit secara mandiri. Keberlanjutan program DESA FAST diharapkan dapat mendukung terwujudnya masyarakat desa yang sehat, mandiri, dan produktif.