Lumajang, 17 Juni 2025 – Prodi D3 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember Kampus Lumajang (Kelompok Riset Nursing for MACH) bekerjasasama dengan Desa Kutorenon melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat agricultural dalam penyiapan kudapan sehat berbasis kearifan lokal pada hari Selasa, 17 Juni 2025. Pengabdian masyarakat ini bertujuan dalam upaya percepatan pencegahan dan penanganan stunting di area agronursing. Peserta dalam sosialisasi dan pelatihan ini adalah masyarakat yaitu kader.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan sosialisasi mengenai stunting, penyebab stunting, dampak stunting, upaya pencegahan dan penanganan stunting, hasil penelitian tentang penyebab stunting dan daun kelor sebagai salah satu upaya pencegahan stunting, pentingnya kader dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya keberhasilan pencegahan dan penanganan stunting.

Setelah sosialisasi, dilakukan pelatihan pembuatan menu kudapan sehat berbasis kearifan lokal yaitu dengan bahan dasar kelor. Dalam pengabdian masyarakat ini pencegahan stunting salah satunya memanfaatkan bahan pangan lokal daun kelor menjadi kudapan yang disukai anak-anak, kelor tidak hanya bernilai gizi tinggi tetapi juga mudah diolah dan terjangkau. Kelor dapat dijadikan kudapan seperti nugget kelor, puding kelor, mie kelor, ice cream kelor dan banyak lagi menu lainnya. Demonstrasi yang di contohkan yaitu pembuatan es krim kelor. Demonstrasi pembuatan kudapan sehat pun menjadi bagian menarik dalam kegiatan ini, di mana peserta secara aktif terlibat dan berdiskusi mengenai berbagai inovasi resep berbasis kearifan lokal. Antusias dari audiens sebagai kader dengan ikut serta dalam demonstrasi pembuatan ice cream kelor dan memperhatikan dalam sosialisasi mencatat apa yang disampaikan sebagai penambah informasi.

Respon dari kader terkait kegiatan ini mengatakan bahwa program ini menambah informasi tentang inovasi olahan dari bahan pangan lokal yang biasanya hanya dimasak sebagai sayur bening ternyata banyak olahan yang dapat dibuat dan manfaatnya banyak untuk pencegahan stunting. Dengan mengingat hal itu, kami semakin semangat untuk menjalankan program pemberdayaan masyarakat ini. Ketua PKK mengatakan sangat mengapresiasi program pemberdayaan masyarakat dalam menyiapkan kudapan sehat berbasis kearifan lokal. Program ini penting karena memanfaatkan bahan lokal bergizi dan meningkatkan keterampilan ibu-ibu dalam menyediakan makanan sehat, sehingga membantu mencegah dan menangani stunting. Saya berharap program ini terus berkembang dan melibatkan lebih banyak masyarakat agar anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas.

Akhir sesi kegiatan adanya pembagian telur yang mendukung program Kabupaten Lumajang C2TTS yaitu Cukup 2 Telur untuk Turunkan Stunting. Mari kita terus bersama-sama berperan aktif dalam upaya kesehatan anak. Cegah stunting itu penting.