PASURUAN – Transformasi Program Studi D3 Keperawatan (Kampus Kota Pasuruan), Fakultas Keperawatan Universitas Jember (FKep UNEJ), mendapat perhatian dalam kunjungan kerja Senat Universitas Jember, Kamis (6/8/2026). Tidak hanya melihat perkembangan sarana dan prasarana, kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk melihat perkembangan sumber daya manusia, kinerja akademik, penelitian, hingga prestasi mahasiswa.
Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00–15.00 WIB tersebut dihadiri Ketua Senat Universitas Jember Drs. Andang Subaharianto, M.Hum., Rektor Universitas Jember Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., jajaran Wakil Rektor, serta kurang lebih 90 anggota Senat Universitas Jember.
Hadir pula Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Drs. Slamin, M.Comp.Sc., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Prof. Dr. drg. Sri Hernawati, M.Kes., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Fendi Setyawan, S.H., M.H., serta Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Prof. Drs. Bambang Kuswandi, M.Sc., Ph.D.
Kehadiran pimpinan dan anggota Senat UNEJ dalam jumlah besar menjadi kesempatan bagi sivitas akademika D3 Keperawatan (Kampus Kota Pasuruan) untuk menunjukkan perkembangan kampus yang telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir.

Dari Kampus yang Sederhana Menuju Transformasi
Dalam laporannya, Koordinator Prodi D3 Keperawatan (Kampus Kota Pasuruan), Mukhammad Toha, S.Kep., Ners., M.Kep., menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas serta Ketua dan anggota Senat UNEJ atas dukungan yang diberikan terhadap pengembangan Kampus Kota Pasuruan.
Menurut beliau, perubahan yang terlihat saat ini merupakan bagian dari perjalanan panjang sejak kampus tersebut bergabung dan berkembang bersama Universitas Jember. Dukungan universitas tidak hanya menghadirkan perubahan pada fasilitas fisik, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan akademik, sumber daya manusia, kemahasiswaan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Rektor beserta seluruh jajaran pimpinan Universitas Jember, Ketua Senat, serta Bapak dan Ibu anggota Senat UNEJ atas dukungan dan fasilitasi yang selama ini diberikan kepada Kampus Kota Pasuruan. Jika dibandingkan dengan kondisi pada awal kami bergabung, perubahan yang kami rasakan sangat besar. Kampus yang dahulu masih tampil sederhana, hari ini telah berkembang menjadi lingkungan pendidikan yang jauh lebih representatif untuk mendukung pendidikan vokasi keperawatan,” ungkap Mukhammad Toha, S.Kep., Ners., M.Kep.
Beliau menegaskan bahwa transformasi fisik kampus perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kinerja tridharma.
“Bagi kami, gedung dan fasilitas yang semakin baik membawa tanggung jawab yang juga semakin besar. Transformasi tersebut harus kami jawab dengan peningkatan kinerja dosen dan tenaga kependidikan, kualitas pembelajaran, produktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta prestasi mahasiswa. Dukungan universitas menjadi energi bagi kami untuk terus bertumbuh dan memberikan kontribusi yang semakin nyata,” tambah Mukhammad Toha, S.Kep., Ners., M.Kep.

Rektor UNEJ Apresiasi Transformasi Fisik hingga Kinerja SDM
Rektor Universitas Jember, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., memberikan apresiasi terhadap perkembangan yang ditunjukkan D3 Keperawatan (Kampus Kota Pasuruan). Jabatan beliau sebagai Rektor UNEJ juga tercantum pada profil resmi universitas. Universitas Jember Menurut beliau, perubahan kampus tidak hanya dapat dilihat dari perkembangan bangunan dan fasilitas, tetapi juga dari meningkatnya kinerja sumber daya manusia.
“Saya mengapresiasi berbagai perubahan yang terjadi di Kampus Kota Pasuruan. Transformasinya tidak hanya terlihat secara fisik melalui pengembangan sarana dan prasarana, tetapi juga mulai tampak dari kinerja sumber daya manusianya. Ini yang penting, karena fasilitas yang semakin baik harus diikuti dengan produktivitas akademik yang juga semakin meningkat,” ujar Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng.
Beliau secara khusus menyoroti perkembangan produktivitas dosen dalam penelitian dan publikasi ilmiah. Sejumlah dosen telah mampu menembus publikasi pada jurnal terindeks Scopus, termasuk pada jurnal dengan kuartil Q1 hingga Q3. Selain itu, dosen juga mulai menunjukkan daya saing dalam memperoleh hibah penelitian dan pengabdian, baik pada tingkat internal universitas maupun kementerian. “Saya melihat sudah ada dosen di sini yang mampu menghasilkan publikasi Scopus pada jurnal Q1 hingga Q3. Penerima hibah internal maupun kementerian juga semakin banyak. Ini menunjukkan bahwa peningkatan fasilitas kampus berjalan bersama dengan tumbuhnya kapasitas dan produktivitas dosen,” ungkap Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng. Perkembangan mahasiswa juga memperoleh perhatian. Berbagai capaian mahasiswa pada kompetisi tingkat regional, nasional, hingga internasional dinilai menjadi indikator positif tumbuhnya iklim akademik dan kemahasiswaan di Kampus Kota Pasuruan. “Prestasi mahasiswa juga terus muncul, bahkan hampir setiap bulan ada capaian yang dibawa pulang, mulai dari tingkat regional, nasional, hingga internasional. Hal seperti ini perlu terus dijaga dan dikembangkan karena mahasiswa merupakan bagian penting dari wajah dan reputasi universitas,” tambah Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng.

Ketua Senat: Kehadiran UNEJ Harus Memberikan Dampak Nyata
Ketua Senat Universitas Jember, Drs. Andang Subaharianto, M.Hum., memandang perkembangan Kampus Kota Pasuruan tidak hanya dari perspektif internal universitas. Menurut beliau, keberadaan UNEJ di Pasuruan membawa tanggung jawab yang lebih luas untuk memberikan manfaat kepada masyarakat dan daerah.
“Kehadiran Universitas Jember di Pasuruan harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. UNEJ hadir di sini bukan sekadar membawa nama institusi atau menyelenggarakan pendidikan, tetapi harus mampu memberikan kontribusi nyata melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun berbagai bentuk kolaborasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan,” ungkap Drs. Andang Subaharianto, M.Hum.
Beliau menambahkan bahwa posisi UNEJ sebagai perguruan tinggi negeri yang hadir di Pasuruan menjadi peluang sekaligus tanggung jawab untuk memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas dan menghadirkan kontribusi akademik bagi penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat.
“Posisi ini harus dimaknai sebagai amanah. Kampus harus semakin terbuka terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan yang dikembangkan di perguruan tinggi dapat menghadirkan solusi. Dengan begitu, keberadaan UNEJ di Pasuruan benar-benar mempunyai dampak yang dapat dirasakan,” tambah Drs. Andang Subaharianto, M.Hum.

Transformasi Kampus, Transformasi Kontribusi
Kunjungan kerja Senat Universitas Jember menjadi momentum untuk melihat perjalanan transformasi D3 Keperawatan (Kampus Kota Pasuruan) secara lebih utuh. Perubahan fisik kampus menjadi satu bagian dari perkembangan yang lebih luas, bersamaan dengan penguatan kualitas sumber daya manusia, penelitian, publikasi ilmiah, perolehan hibah, serta prestasi mahasiswa.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi ruang pertemuan antara Senat, pimpinan universitas, dan pengelola program studi untuk melihat potensi pengembangan Kampus Kota Pasuruan ke depan.
Bagi D3 Keperawatan (Kampus Kota Pasuruan), apresiasi dan perhatian pimpinan serta Senat Universitas Jember menjadi dorongan untuk melanjutkan transformasi. Kampus tidak hanya dituntut semakin representatif secara fisik, tetapi juga semakin produktif dalam tridharma perguruan tinggi dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Transformasi Kampus Kota Pasuruan pada akhirnya tidak berhenti pada perubahan wajah gedung. Perubahan tersebut membawa misi yang lebih besar: menjadikan kehadiran Universitas Jember di Pasuruan semakin terasa melalui prestasi, karya akademik, pendidikan vokasi yang berkualitas, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
