JEMBER, 20 Mei 2026 – Guna menciptakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang adaptif, kompeten, dan berdaya saing tinggi, Fakultas Keperawatan Universitas Jember (FKeP UNEJ) menyelenggarakan kegiatan strategis berupa Upgrading dan Upskilling bagi seluruh Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pasca penyelesaian Latihan Dasar (Latsar). Kegiatan kelembagaan ini dilangsungkan secara khidmat di Ruang Rapat Lantai 2 Fakultas Keperawatan Universitas Jember pada hari Rabu (20/05).
Agenda ini dihadiri oleh seluruh tenaga CPNS baru di lingkungan FKeP UNEJ, baik dari formasi dosen maupun tenaga kependidikan (tendik). Kepesertaan rapat mencakup representasi penuh dari berbagai program studi di seluruh ekosistem kampus FKeP UNEJ, sebanyak 46 peserta yang meliputi Program Studi (Prodi) Ilmu Keperawatan Kampus Jember, Prodi D3 Keperawatan Kampus Lumajang, serta Prodi D3 Keperawatan Kampus Pasuruan. Kehadiran lintas kampus ini menegaskan komitmen institusi dalam melakukan penyetaraan mutu tata kelola akademik dan pelayanan publik.
Peserta rapat merupakan representasi dari berbagai program studi di seluruh ekosistem kampus FKeP UNEJ, yang meliputi Program Studi (Prodi) Ilmu Keperawatan Kampus Jember, Prodi D3 Keperawatan Kampus Lumajang, serta Prodi D3 Keperawatan Kampus Pasuruan. Kehadiran seluruh lintas kampus ini menegaskan komitmen kesetaraan mutu akademik dan pelayanan di bawah naungan universitas.

Dalam sambutan pembukanya, Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Jember, dr. Rondhianto, S.Kep., Ns., M.Kep., menyampaikan apresiasi mendalam serta ucapan selamat kepada seluruh CPNS yang telah menuntaskan fase Latsar dengan predikat baik. Meski demikian, dr. Rondhianto menggarisbawahi bahwa selesainya Latsar merupakan gerbang awal dari tanggung jawab riil dalam menginternalisasi core values ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) pada ritme kerja harian.
"Kelulusan Latsar adalah modal regulasi yang fundamental. Namun, momentum hari ini melalui program upgrading dan upskilling jauh lebih krusial untuk memastikan kapasitas diri rekan-rekan sekalian terus berakselerasi secara eksponensial. Nilai-nilai dasar BerAKHLAK tidak boleh berhenti sebagai hafalan teoritis, melainkan harus dikonversi menjadi kompas moral dan etos kerja nyata guna membawa FKeP UNEJ bertransformasi ke panggung akademik bereputasi global," ujar dr. Rondhianto, S.Kep., Ns., M.Kep.
Sebagai implementasi konkret dari aspek 'Kompeten' dan 'Adaptif', Dekan menginstruksikan para CPNS, khususnya jalur dosen, untuk langsung menetapkan target indikator kinerja utama dalam dokumen Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) satu tahun ke depan. Parameter utamanya mencakup kewajiban publikasi ilmiah pada jurnal terindeks nasional dan jurnal internasional bereputasi tinggi (top tier).
Sementara pada dimensi 'Berorientasi Pelayanan' Untai 'Kolaboratif', para aparatur baru ditantang untuk merumuskan Rencana Pengabdian Masyarakat yang implementatif dan solutif terhadap problematika kesehatan di masyarakat. Selain itu, forum ini juga membahas Rencana Tindak Lanjut (RTL) penegakan Zona Integritas (ZI) di lingkungan fakultas sebagai manifestasi nilai 'Akuntabel' dan 'Loyal'.
"Selamat kepada seluruh rekan-rekan CPNS yang telah menyelesaikan Latsar. Kelulusan ini bukan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk membawa Fakultas Keperawatan Universitas Jember menuju panggung akademik yang lebih tinggi," ujar dr. Rondhianto.
Lebih lanjut, dr. Rondhianto menekankan pentingnya penyusunan target Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang strategis untuk satu tahun ke depan. Dekan menginstruksikan agar para CPNS, khususnya jalur dosen, menetapkan target publikasi ilmiah pada jurnal terindeks nasional maupun jurnal bereputasi global (top tier). Selain bidang publikasi, penguatan pada aspek Rencana Pengabdian Masyarakat juga menjadi poin krusial yang harus diintegrasikan guna memberikan dampak nyata langsung kepada masyarakat luas.
Pertemuan ini juga dimanfaatkan sebagai forum sosialisasi Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari implementasi Zona Integritas (ZI) yang telah dicanangkan oleh FKeP UNEJ. Dekan mengimbau seluruh CPNS untuk menjadi garda terdepan dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang bersih, akuntabel, dan melayani di setiap unit kampus, baik di Jember, Lumajang, maupun Pasuruan.

Senada dengan Dekan, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FKeP UNEJ, Ns. Nurfika Asmaningrum, S.Kep., M.Kep., Ph.D., memberikan pengarahan teknis yang berfokus pada kedisiplinan dan keselarasan antara hak serta kewajiban kepegawaian. Beliau menyoroti secara tajam aspek akurasi penyusunan dokumen SKP dan kepatuhan sistem presensi kerja digital yang harus dipenuhi secara rigid.
Ns. Nurfika mengingatkan bahwa peralihan status dari CPNS menjadi PNS penuh dalam waktu dekat akan dibarengi dengan pemberian berbagai fasilitas penunjang serta hak-hak normatif secara utuh oleh negara kepada para dosen. Konsekuensi logis dari hal tersebut adalah tuntutan profesionalisme yang lebih tinggi.
"Fasilitas dan hak penunjang yang nantinya diterima setelah status PNS ditetapkan wajib dijawab dengan produktivitas kinerja yang setara. Lewat penguatan kompetensi (upskilling) ini, kami berharap tidak ada lagi kesenjangan antara potensi individu dengan visi besar fakultas. Seluruh aparatur, baik di kampus Jember, Lumajang, maupun Pasuruan, harus bergerak serentak dalam satu ritme kerja yang disiplin, akuntabel, dan terukur," tegas Ns. Nurfika Asmaningrum, S.Kep., M.Kep., Ph.D.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi bedah draf SKP individu, sinkronisasi rencana strategis penelitian, serta pemetaan lokus pengabdian masyarakat terpadu. Melalui pelaksanaan program penajaman kompetensi ini, Fakultas Keperawatan Universitas Jember optimis mampu mencetak generasi pendidik dan tenaga kependidikan yang berintegritas kokoh, sekaligus menjadi motor penggerak keunggulan institusional di tingkat nasional maupun internasional.
