JEMBER, 19 Mei 2026 – Fakultas Keperawatan Universitas Jember (UNEJ) kembali mengukuhkan eksistensinya dalam mencetak tenaga kesehatan berkualitas. Bertempat di Gedung Soetardjo Universitas Jember, prosesi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Ners dan Ahli Madya Keperawatan Periode II Tahun Akademik 2025/2026 berlangsung dengan khidmat dan penuh haru.
Acara sakral ini diikuti oleh 89 orang alumni baru. Adapun rincian para lulusan yang dilantik hari ini terdiri dari lulusan Pendidikan Profesi Ners sebanyak 75 orang, Ahli Madya Keperawatan dari D3 Keperawatan Kampus Lumajang sebanyak 10 orang, dan Ahli Madya Keperawatan dari D3 Keperawatan Kampus Pasuruan sebanyak 4 orang. Kehadiran para lulusan dari berbagai kampus cabang ini menegaskan kontribusi luas UNEJ dalam memeratakan kualitas tenaga kesehatan di tapal kuda.

Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Jember, Dr. Rondhianto, S.Kep., Ns., M.Kep., dalam sambutannya tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya. Beliau memberikan apresiasi tinggi kepada para lulusan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan tepat waktu.
"Kami sangat bangga. Kelulusan tepat waktu ini adalah bukti dedikasi, kerja keras, dan komitmen tinggi dari para mahasiswa serta seluruh civitas akademika," ujar Dr. Rondhianto.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa lulusan Fakultas Keperawatan UNEJ telah dibekali dengan sertifikasi Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS). Kompetensi krusial dalam penanganan kegawatdaruratan ini merupakan modal utama dan syarat mutlak yang sangat dibutuhkan dalam melamar pekerjaan di berbagai instansi kesehatan saat ini.
Namun, Dr. Rondhianto juga mengingatkan adanya tantangan besar di era digital, khususnya di bidang keperawatan. Beberapa tantangan yang bakal dihadapi meliputi adaptasi teknologi kesehatan baru (seperti electronic health records dan sistem monitoring berbasis IoT), risiko kesenjangan komunikasi interpersonal dengan pasien akibat peralihan ke sistem telehealth, serta tuntutan menjaga keamanan siber atas data medis pasien.
Beliau berharap para lulusan baru mampu menjadikan digitalisasi sebagai alat (tools) untuk meningkatkan efisiensi pelayanan tanpa menghilangkan esensi dari perawatan itu sendiri

Turut hadir dan memberikan sambutan, perwakilan dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) DPW JATIM, yang pada kesempatan kali ini diwakili oleh Wakil Ketua bidang Organisasi dan Kaderisasi DPW JATIM,  Ns. H. Asrah Joyo Widono, S.Kep., Ns., SH., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kemampuan adaptasi perawat di dunia digital.
Menurutnya, dunia digital bukan lagi sebuah pilihan melainkan realitas yang harus dikuasai. Ners dan Ahli Madya baru dituntut terampil memanfaatkan platform digital untuk memberikan edukasi kesehatan yang masif, cepat, dan akurat kepada masyarakat luas, sekaligus memotong arus informasi hoaks terkait kesehatan.
Menariknya, Ns. H. Asrah Joyo Widono juga menyoroti peran strategis yang bisa diambil oleh para ners baru di luar aspek klinis, salah satunya adalah peran serta dalam menyukseskan program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
"Kesehatan masyarakat tidak bisa dilepaskan dari kecukupan gizi. Perawat memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan pangan lokal yang sehat dan bergizi demi mencegah stunting serta menciptakan ketahanan pangan mulai dari unit terkecil, yaitu keluarga," tambahnya.

Nasihat mendalam juga disampaikan oleh Rektor Universitas Jember, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng. Mengawali sambutannya, Rektor menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak—mulai dari dosen hingga orang tua—yang telah mendukung terlaksananya pendidikan para lulusan sejak awal masuk sarjana hingga lulus program pendidikan profesi ners hari ini.
Di hadapan para hadirin, Dr. Ir. Iwan Taruna menyoroti fenomena kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang mulai menggantikan berbagai peran manusia. Namun, beliau mengingatkan ada satu hal yang tidak akan pernah bisa digantikan oleh mesin.
"Di era digital ini, semuanya mulai digantikan oleh AI. Namun ingat, AI tidak memiliki hati. Sentuhan manusia (human touch), empati, kehangatan, dan rasa peduli adalah core value seorang perawat yang tidak akan pernah bisa direplikasi oleh teknologi secanggih apa pun," tegas Rektor.
Selain tantangan teknologi, Rektor juga membawa angin segar mengenai pasar kerja internasional. Beliau mengungkapkan bahwa kebutuhan perawat di luar negeri saat ini amat sangat terbuka lebar bagi perawat-perawat muda Indonesia. Negara-negara di Asia hingga Eropa tengah mengalami kekurangan tenaga medis, yang menjadi peluang emas bagi lulusan UNEJ untuk berkarier di kancah global.
Menutup rangkaian sambutan, Rektor menaruh harapan besar agar di era digitalisasi ini, para lulusan mampu bertransformasi menjadi individu yang "Berakhlak Plus". Istilah ini mengadopsi core values ASN BerAKHLAK yang diselaraskan dengan dunia keperawatan:
-
Berorientasi Pelayanan: Memahami dan memenuhi kebutuhan pasien secara prima dan ramah.
-
Akuntabel: Melaksanakan tugas keperawatan dengan jujur, bertanggung jawab, dan cermat demi keselamatan pasien (patient safety).
-
Kompeten: Terus belajar dan meningkatkan kapabilitas diri, termasuk penguasaan teknologi kesehatan.
-
Harmonis: Saling peduli dan menghargai perbedaan, baik sesama rekan sejawat maupun pasien.
-
Loyal: Menjaga nama baik profesi, institusi UNEJ, dan memegang teguh sumpah keperawatan.
-
Adaptif: Cepat menyesuaikan diri dan terus berinovasi menghadapi perubahan teknologi medis digital.
-
Kolaboratif: Mampu bekerja sama dalam tim interprofesi demi kesembuhan pasien.
"Plus" yang dimaksud oleh Rektor adalah penguatan pada aspek spiritualitas, ketahanan mental, serta kemampuan bahasa asing untuk bersaing secara global.
Melalui pelantikan ini, Universitas Jember secara resmi menyerahkan 89 tenaga kesehatan baru yang tidak hanya memiliki keunggulan literasi digital, namun juga integritas tinggi, keluhuran empati, serta kesiapan adaptif dalam mendukung berbagai program strategis nasional. Selamat kepada para Ners dan Ahli Madya Keperawatan baru Universitas Jember atas capaian akademis dan profesi yang telah diraih
Foto Kegiatan
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Ners dan Ahli Madya Keperawatan Periode II Tahun Akademik 2025/2026





























