ROMADHON MUBAROK, ROMADHON BERKAH

foto0159_001

Jember, 17 Juni 2015  Kegiatan rutin di Bulan Romadhon Universitas Jember  adalah mengadakan Siraman Rokhani, Semaan Al-Qur’an dan kegiatan lain yang selaras dengan bulan mubarok.

Bertempat di ruang Masjid Al-Hikmah Kampus Universitas Jember  menyelenggarakan  acara Ceramah Agama dan Silaturrahmi dalam Rangka Mencetak dan mengembangkan Etos Kerja semua elemen (Dosen dan Karyawan) pada Bulan Suci Ramadhan 1436 H. acara ini di hadiri oleh Rektor Universitas Jember  Drs.Moh.Hasan,M.Sc.Ph.D,  Pembantu Rektor II, Dr. Moh.Toha. Msi dan Pembantu Rektor III Prof. DR. Moh, Saleh para. Dekan, dan Pembantu dekan I,II,III, ketua / sekertaris jurusan, ketua / sekretaris prodi, kabag TU , Kasubag, Dosen, Pegawai / Karyawan dan Asisten Dosen.

Acara di Awali dengan Sambutan Rektor yang menagajak kepada semua hadirin agar dalam bulan suci ini supaya bekerja dengan semangat tidak merasa terbebani oleh puasa karena puasa adalah pekerjaan yang wajib bagi umat islam yang beriman dan kita masih untung menjadi warga Negara Indonesia puasa hanya 12 jam kalau di bandingkan dengan Negara amerika utara puasa bisa mencapai 22 jam karena kondisi alam.

Sementara Ceramah Agama Oleh DR.KH.Abdullah Samsul Arifin, yang menjelaskan Manfaat puasa bagi Umat yang beriman dengan dilandasi keimanan dan jalankan dengan Ilmu maka akan membuahkan ketaqwaan.

Ada  hal yang bisa merusak pahala puasa beliau menjelaskan Qibar apakah qibar ? qibar itu sama dengan sombong dan sombong ini di pengaruhi oleh 5 hal yaitu :

Pertama karena Ilmu Orang yang mempunyai ilmu dan merasa dirinya paling hebat dan memandang orang lain bodoh maka puasanya akan percuma, Kedua adalah Ibadah jika seseorang merasa ibadahnya melebihi orang lain maka orang ini juga akan sia sia puasanya, Ketiga Harta Kekayaan jika ada seorang yg kaya harta benda dan merendahkan orang lain maka orang ini juga termasuk orang yang merugi puasanya, Keempat yaitu sifat Tamak jika ada seorang yg sedang puasa dan mempunyai sifat yang tamak maka orang ini juga akan sia sia puasanya yang terakhir adalah sifat Hasad, Buqel, Sahih orang yang pelit tapi tidak ikut punya dan semua sifat itu bisa di obati dengan Tawaduk, Qonaah dan Nasehat. Artinya kita harus memandang orang lain lebih baik dari kita.

Beliau juga menerangkan bahwa kita hidup itu hanya 60 sampai 70 tahun di dunia tujuan hidup kita apa ?  Tujuan hidup kita hanya ketenangan kedamaian keselamatan di dunia dan akherat nanti.

Setelah ceramah di akhiri dengan, Do’a dan di lanjutkan acara saling berjabat tangan (Satar)

Leave a Reply