Mengenal Mawapres Universitas Jember Tahun 2020 – Calon Perawat Segudang Prestasi

Universitas Jember pada tahun ini telah memilih siapa yang berhak menjadi Mahasiswa Berprestasi, dan Dialah Lutfian mahasiswa Fakultas Keperawatan Angkatan 2017. Berikut rekam jejak dan pengalaman Si Mawapres Unej tahun 2020 ini:

Sebuah penggalan kata yang sangat mempengaruhi dalam kehidupan saya sampai saat ini adalah “ the differences is who you are and what you want to be is what you do”, saya percaya bahwasanya semua yang saya lakukan saat ini akan berdampak besar bagi kehidupan saya di masa depan kelak, menurut  saya menjadi mahasiswa berprestasi merupakan wahana bagi saya untuk terus tumbuh menginspirasi dan tentunya menjadi pembelajar yang sejati, mari kita bermimpi setinggi mungkin dan biarkanlah tuhan yang menentukan. Prestasi yang sudah saya peroleh, saya persembahkan kepada seluruh civitas akademika fakultas keperawatan dan juga seluruh dosen Fkep Unej yang telah membimbing saya  untuk selalu semangat dalam menggapai impian dan tujuan selama berproses di kampus.

Saya percaya bahwasanya menjadi mahasiswa berprestasi tidak hanya mereka yang memiliki segudang prestasi dalam bidang akademik tetapi mereka juga aktif dalam kegiatan kampus dan melakukan tri dharma perguruan tinggi dengan maksimal sejak awal, sebagai bentuk kontribusi nyata kepada Negri ini. Sejak menjadi mahasiswa baru saya aktif di beberapa kepanitiaan kampus untuk mengembangkan kemampuan teamwork dan time management saya, Selain aktif dalam kegiatan akademis di kampus, Saya juga aktif di kegiatan organisasi intra kampus. Pada tahun 2018 saya menjadi bagian Public relations di AIESEC in Universitas jember, tahun 2018 mulai aktif di Badan Eksekutif mahasiswa menjadi staff departemen pendidikan dan keprofesian, tahun 2020 saya mendapatkan amanah untuk menjadi koordinator kementerian keilmuan BEM FKEP unej. Selain itu, saya juga memiliki tekat pengabdian yang kuat agar selalu memberikan kontribusi kepada almamater pendidikan formal sejak SMP, pada tahun 2017 saya menjadi koordinator bidang PSDM Ikatan keluarga Darul Hidayah, kemudian saya juga aktif  menjadi pengurus di HIMANURA (Himpunan Mahasiswa nurul amanah) dari tahun 2017-sekarang, di organisasi daerah saya aktif menjadi pengurus divisi pendidikan di FKMG (Forum komunikasi mahasiswa Geger).

Selain itu, menjadi mahasiswa sejati tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi kampus tetapi kita harus equilibrium (seimbang) di bidang akademis. beberapa prestasi yang saya lampirkan dalam ajang pemilihan mahasiswa berprestasi antara lain: Juara 1 English presentation dalam ajang PORNIKES Jatim XXVI , finalis poster presentation (University of Sains Malaysia), Juara 1 Putra Duta Kampus FKep UNEJ, Juara 2 literature review (Universitas sumatra Utara) uara 1 literature review (Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro), Juara 1 Esai Ilmiah dan literature review (Fakultas Kedokteran Universitas Udayana), dan Finalis oral presentation (Ministry of Public Health Bangkok). Saya yakin bahwasanya menjadi mahasiswa prestasi tidak hanya mereka yang memiliki prestasi luar biasa dalam bidang akademik maupun non-akademik, menjadi mawapres adalah sebuah wadah untuk merealisasikan prestasi yang didapatkan sebagai sumber inspirasi bagi orang lain untuk terus berkarya dan berprestasi.

Proses menjadi Mahasiswa Berprestasi Universitas jember 2020 melalui dua kali seleksi, yaitu melalui tingkat fakultas, kemudian tingkat universitas. Mekanisme Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tahun 2020 di tingkatan Fakultas terdapat dua tahapan, yaitu seleksi administrasi berupa IPK, 10 maksimum prestasi yang diunggulkan, summary dalam bahasa inggris dan presentasi KTI yang telah dibuat , sekaligus wawancara oleh tiga juri yang berasal dari Fkep yaitu Ns. Emi wuriyaningsih, Sp.Kep.J, Ns.wantiyah, M.kep dan Ns.rifai , M.kep, pada saat seleksi administrasi saya cukup nervous dikarenakan ketiga juri tersebut merupakan dosen yang menjadi inspirator bagi saya untuk terus meningkatkan prestasi, kemampuan bahasa inggris, kemampuan komunikasi dan juga memperdalam agama. Ketika presentasi KTI telah selesai dengan mekanisme daring, kemudian panitia mengumumkan bahwasanya saya adalah representasi Fakultas dalam ajang pemilihan mahasiswa berprestasi, saat itu saya ragu akan kemampuan saya karna saya yakin bahwasanya representasi dari fakultas lain pasti memiliki prestasi dan juga karya yang lebih jauh bagus daripada saya (Insecure itu wajar tetapi jangan terus-terusan insecure nanti malah masuk dalam pikiran alam bawah sadar dan menjadi karakter kita). Pada tanggal 08 Juni sampai dengan 12 juni dilakukan proses seleksi secara bertahap di tingkat universitas, yang meliputi 1) tes bahasa inggris dan wawasan kebangsaan, 2) tes psikotes, 3) presentasi KTI dengan dua juri sesuai bidangnya, yaitu sosial humaniora dan sains.

Karya tulis ilmiah yang saya ajukan adalah aktivasi aromatherapy mentha piperita (Paper mint) menggunakan aromatherapy difusser TB-friendly dan yoga pranayama sebagai pendukung program pengobatan dan rehabilitasi paru pada pasien dengan Tuberculosis, ide dari gagasan ini muncul ketika saya sedang menjalani program AKK (Aplikasi klinis keperawatan) di RS Paru jember, ketika saya bertugas di IGD saya menemukan banyak pasien yang terdiagnosis TB-MDR karena putus obat (Drugs Drop out), banyak alasan yang mereka sampaikan ketika saya mewawancarai mereka terhadap status pengobatannya, banyak dari mereka yang mengatakan bosan dengan pengobatan yang diberikan secara intensif selama 6-8 bulan, di samping itu efek samping yang dirasakan oleh pasien sangat beragam mulai dari mual, muntah dan stress, maka dengan itu muncullah sebuah gagasan terapi kombinasi yang dapat memecahkan masalah pasien tuberculosis dalam melaksanakan regimen therapy , terapi kombinasi ini dari jurnal terdahulu menyatakan dapat mengurangi efek samping mual muntah dan stres, juga dapat mengurangi manifestasi klinis dari pasien TB seperti batuk, sesak napas dan mudah lelah.

Micheal haytt mengatakan Don’t wait for the perfect moment. Take the moment and make itt perfect ! mari bersama sama mengembangkan potensi yang sudah ada dalam diri kita demi kemajuan bangsa indonesia, The big Question is bukan apa yang indonesia berikan padamu tapi apa yang telah kamu berikan untuk indonesia, saya lutfian I challenge you to be the next mawapres unej 2021. Hidup Mahasiswa, Nurse Can Do It. 

Leave a comment