Bakti Sosial Fakultas Keperawatan Universitas Jember : Kepedulian Sesama Peringan Beban Masyarakat Desa Kepanjen

Jember, 23 Desember 2018, Kecamatan Gumukmas yang terletak di Kabupaten Jember mengalami musibah banjir. Desa Kepanjen merupakan satu dari sekian desa yang terdampak banjir. Musibah banjir ini tentu menimbulkan berbagai dampak baik bagi lingkungan maupun bagi kesehatan masyarakatnya. Melihat lingkungan pasca banjir yang belum kembali normal serta keinginan membantu masyarakat Desa Kepanjen mengatasi masalah kesehatan yang mereka alami sebagai akibat dari musibah tersebut, Fakultas Keperawatan Universitas Jember mengadakan program bakti sosial pada Selasa (9/1).

            Kegiatan bakti sosial ini dilakukan oleh sembilan orang dosen Fakultas Keperawatan Universitas Jember bersama dengan 18 mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) SNC (Social Nursing Corporation) dan UKM Kandaga (Korps Kebencanaan dan Kegawatdaruratan). Bakti sosial yang ditujukan bagi seluruh masyarakat Desa Kepanjen dari berbagai usia dan kalangan ini, meliputi pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat-obatan yang seluruhnya dilakukan tanpa pungutan biaya. Acar dimulai dengan pemeriksaan kesehatan yang dimulai pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB. Pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat-obatan tidak hanya berdiam di posko yang telah didirikan saja, namun dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat-obatan yang dilakukan secara door-to-door ke rumah-rumah warga.

            Bakti sosial yang diadakan kali ini mendapat sambutan yang cukup baik dari masyarakat. Terbukti dengan adanya 39 warga yang mendapat pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan secara gratis. Dari total 39 warga, keluhan yang paling banyak dialami adalah gatal-gatal, batuk pilek, demam, hingga pegal linu. Balita yang mendapatkan pemeriksaan, mayoritas menderita demam, gatal-gatal akibat gigitan nyamuk, hingga penyakit herpes. Saat pemeriksaan, tidak ditemukan masyrakat yang mengidap penyakit muntaber. Obat-obatan yang diberikan pada masyarakat diberikan sesuai dengan keluhan-keluhan yang mereka alami. Tak hanya memberikan pemeriksaan dan obat-obatan gratis saja, namun juga masyarakat diberikan edukasi singkat terkait peningkatan kebersihan di Desa Kepanjen, khususnya di lingkungan rumah masing-masing. (kholid)

Leave a Reply