Alfun Hidayatullah, Wisudawan Terbaik Lulus PSIK Universitas Jember

 

ALFUN

Alfun Hiyataullah dari PSIK Universitas Jember berhasil mejadi wisudawan terbaik Program Sarjana pada pelaksanaan Wisuda periode II Tahun Akademik 2016/2017. Bagi  Alfun, prestasi ini merupakan buah yang ia petik dari upaya terbaik yang ia lakukan selama ini.

“Kalau saya sih bepikirnya dari pertama masuk PSIK Universitas Jember, itu sudah dikasih jalan sama Tuhan untuk masuk kesini. Jadi saya harus melakukan yang terbaik di PSIK Universitas Jember ini. Nah setelah melakukan yang terbaik, memberikan yang terbaik, Tuhan juga memberi yang terbaik,” tutur Alfun mengenai arti penghargaan ini baginya diwisuda pada pelaksanaan wisuda periode II, di Gedung Soetarjo Universitas Jember Sabtu  (23/7).

Alfun lulus Sarjana Keperawatan Universitas Jember dengan IPK 3,58 dan masa studi kurang dari 4 tahun. Ia lulus Juli 2016 lalu dengan skripsi berjudul “ Hubungan Kepuasan Jasa Pelayanan pada penerapan sistem INA-CBGs dengan komitmen Organisasi Perawat di Ruang Rawat Inap RSD. Balung Jember”.

Pria kelahiran Madiun, 24 – 09 – 1993 ini pun mengaku sangat bersyukur atas diraihnya penghargaan ini. “Saya yakin di dunia ini masih banyak yang lebih pintar dari saya. Tapi saya senang (menjadi wisudawan terbaik),” ungkapnya.

Alfun sendiri merasa ia bukanlah orang yang terlalu tekun belajar. Ia malah tidak senang jika waktu berjam-jam terus menerus dipakai untuk belajar. Ia mengaku selalu menyeimbangkan waktu antara belajar, bermain bersama teman, berorganisasi, dan menjalankan hobinya yaitu organisasi mahasiswa bahkan masih sempat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Mahasiswa (DPM).

Di PSIK Universitas Jember, Alfun aktif di UKM. Selain itu, di luar kampus Alfun juga aktif di sejumlah organisasi terkait keperwatan dan musik.

Tapi apapun waktu yang senggang, memang harus dipakai belajar sih,” ujarnya putra pasangan Suyitno dan Yatini yang beralamat di Dusun Sekawis RT.04 RW.02 Tanjungrejo kec. Kebonsari Madiun.

Cara belajar yang Alfun lakukan, selain banyak membaca dan berlatih adalah dengan diskusi bersama teman. Bahkan, waktu senggang kala menunggu jadwal latihan basket pun ia gunakan untuk berdiskusi mengenai materi kuliah bersama teman-temannya.

Kuliah di Keperawatan merupakan cita-cita Alfun dari kecil. Hal ini terutama karena melihat profesi kedua orang tuanya sebagai petani. Selain itu, ia juga merasa bahwa menjadi perawat dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Untuk menjadi mahasiswa berprestasi, Alfun berprinsip agar selalu memiliki tujuan. Meski memiliki banyak aktivitas, tetapi jangan dilupakan tujuan awal. Hal inilah yang ia pesankan untuk teman-teman  juniornya di PSIK Universitas Jember.

“Ingat lagi tujuan awal kita masuk Keperawatan apa… ? Jangan sampai kita melenceng. Mengerjakan semuanya sesibuk apapun, padahal tujuan kita adalah untuk menjadi perawat yang baik,” paparnya.* (satar)

Leave a Reply